ARTI HURUF LAAM DALAM KATA BULAN BULAN DZUL HIJJAH
BULAN DZUL HIJJAH Bulan Dzul Hijjah terdiri dari delapan huruf, yaitu : Dzal ,Waw , Alif , La, Haa , Jim pertama , Jim kedua , dan Haa
Huruf Dza, Waw, Alif, sudah dijelaskan dalam tulisan sebelumnya, selanjutnya tentang huruf La atau LAAM dalam kata bulan DZULHIJJAH.
LAAM : LADDZAH (Kenikmatan) Laddzah yaitu merasakan kenikmatan yang sesuai, yang mana sesungguhnya ia memang sesuai. Seperti rasa manis dalam indera rasa, cahaya yang suci dalam indera mata, datangnya orang yang diharapkan karena ada firasat yang kuat, mengetahui pengetahuan yang lalu karena adanya hapalan yang kuat yang ia merasa nikmat dengan mengingatnya.
Dan adanya pertimbangan seperti ini karena memperoleh perasaan atau pengetahuan yang sesuai, bukan dari pertimbangan “keseuaiannya. Karena kalau nikmat tersebut dilihat dari “keseusaiannya”. Bukanlah suatu kenikmatan obat yang pahit yang sebenarnya bermanfaat, karena kesesuaiannya itu bukan terletak pada kenikmatannya, malainkan terletak pada rasa pahitnya yang menyembuhkan. Adapun yang dimaksud laddzah disini adalah kenikmatan dzikir. Dan kenikmatan dzikir itu untuk memperolehnya ada beberapa syarat, yaitu hendaklah dzakir: berwudlu’ dengan sempurna.
Rasulullah saw bersabda: “Barang siapa berdzikir kepada Allah sat ia berwudlu’ akan bersihlah seluruh jasadnya, jika tidak maka tidak akan seluruhnya kecuali hanya pada bagian anggota badan yang terkena air” (HR. Abdul Rizq, dari Hasan al-Kufi). Dengan suara yang menggema hingga memperoleh cahaya dzikir dalam setiap bathin orang yang berdzikir, hingga hatinya pun menjadi hidup dengan cahaya dzikir tersebut dengan kehidupan abadi ukhrowi. Dengan pukulan yang kuat, karena hati itu sangat keras ibarat batu, bahkan lebih keras lagi. Sebagaimana Allah berfirman dalam al-Qur’an: “Kemudian menjadi keraslah hati mereka setelah itu, yaitu seperti (kerasnya) batu bahkan lebih keras lagi” (QS. Al-Baqarah: 74). Karena sesungguhnya batu itu tidak akan hancur kecuali dengan pukulan yang keras, maka begitu pulalah halnya hati yang keras, yang tidak akan berbekas pengaruh dzikir tersebut kecuali dengan pukulan yang keras, yaitu dengan menggunakan dzikir jahr dengan kalimat La ilaaha illallah. Karena kalimat ini sangat berpengaruh guna menghancurkan penyakit hati pemiliknya. Allah berfirman dalam sebuah hadits qudsi: “Aku bersama dengan orang yang berusaha menghancurkan (penyakit) hatinya, bila ia mengingat-Ku”.
#fadloilusyuhur #dzulhijjah #AbahAos #Mursyid #tqn #ppssuryalayasirnarasa #waktal #WaktalAbahAos #Karawang #Cikampek #ikarang #jabar #ShofaWardianSyauqoni #adminpost #UmiSasya #EunisKhoerunnisa

Komentar
Posting Komentar