HURUF HAA DALAM KATA DZULHIJJAH
BULAN DZUL HIJJAH Bulan Dzul Hijjah terdiri dari delapan huruf, yaitu : Dzal ,Waw , Alif , La, Haa , Jim pertama , Jim kedua , dan Haa
Huruf Dza, Waw, Alif, La, Haa, JIm pertama, dan Jim kedua sudah dijelaskan dalam tulisan sebelumnya, selanjutnya kita bahas huruf Haa dalam kata DULHIJJAH.
HA’ : HAIBAH (Rasa Takut Disertai Rasa Hormat Yang Luar Biasa) Haibah dan ‘uns (suka cita jiwa) merupakan tahap dari derajat-derajat dalam qabdl (sama dengan khawf) dan basth (sama dengan roja’). Kalau qabdl berada di atas tingkat khawf dan basth berada di atas tingkat raja’, maka haibah lebih tinggi daripada qabdl, kemudian uns lebih sempurna daripada basth. Adapun haibah menghendaki kekhusyu’an dan kehudluran hati (qalb), sedangkan uns menghendaki keterjagaan dan kesadaran (hati).
Keduanya tiada didapat kecuali dengan dzikrullah yang tertancap di dalam hati, yang juga dengannya basth, khawf, dan roja’. Allah swt berfirman dalam al-Qur’an: “Dan sebutlah Tuhanmu di dalam dirimu dengan merendahkan diri dan rasa takut dan dengan tanpa mengeraskan suara pada pagi dan sore hari, dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang lalai” (QS. Al-A'raf: 205). Yang dimaksud di dalam dirimu dalam ayat ini adalah di dalam hatimu. Oleh karena itu, dzikir qalbi (khofi) adalah lebih utama daripada dzikir jahr, keduanya mempunyai saksi-saksi dari al-Qur’an dan al-Sunnah. Adapaun dzikir lisan adalah dzikir dengan mengucapkan lafadz yang tersusun dari suara dan hurup-hurup yanag tidak mudah bagi dzakir berdzikir dengannya dalam setiap waktunya. Pada saat jual beli dan sebagainya akan melalikan dzakir darinya saat itu juga. Dzikir lisan ini berkebalikan dengan dzikir qalbi (khofi) ini berdikir dengan segala perhatian, yakni berdzikir dengan lafadz yang tersembunyi dari hurup dan suara, dan berdzikir seperti ini tidak akan malalikan dzakir dari dzikir yang ia lakukan. Dengan hati brdzikirlah kamu kepada Allah Tersembunyi dari makhluk dengan tanpa suara dan huruf Dzikir model ini lebih utama daripada seluruh dzikir Telah banyak ulama yang menyatakannya Rasulullah saw bersabda: “Dzikir khofi itu lebih utama dari dzikir jahr sebanyak tujuh puluh kali.
Rasulullah saw bersabda: “Sebaik-baik dzikir adalah dzikir khofi, dan sebaik-baik rezki adalah yang mencukupi” (HR. Ahmad, Baihaqi, dari Sa’id bin Abi Waqqash).
#fadloilusyuhur #AbahAos #mursyid #tqn #ppssuryalayasirnarasa #waktal #WaktalAbahAos #karawang #cikampek #jawabarat #ShofaWardianSyauqoni #adminpost #UmiSasya
Eunis Khoerunnisa, S.Sos.I., M. Ag

Komentar
Posting Komentar