KEPRIBADIAN YANG HARUS DIMILIKI OLEH SETIAP DA'I

 

Seorang da’i  dihadapkan oleh satu kenyataan bahwa sesungguhnya ditangannya tergenggam berbagai tugas berat. Artinya, ia adalah pengemban risalah Islam. Tugas ini merupakan amanah yang amat mulia dan inti dari seluruh tujuan dan cita-cita hidupnya.

Oleh karena itu, untuk menunjang potensi seorang da’i, ia harus memiliki dasar-dasar kepribadian yang kuat. Secara eksplisit dasar-dasar kepribadian tersebut dapat diterangkan sebagai berikut:

 A. Kepribadian Yang Bersifat Rohani

Klasifikasi kepribadian Da’i yang bersifat psyches (rohani) mencakup sifat, sikap, dan kemampuan diri pribadi Da’i itu sendiri, ketiga masalah tersebut mencakup keseluruhan kepribadian yang harus dimiliki oleh setiap Da'i.

1.  Sifat-sifat Da’i

Diantar sifat Da'i adalah beriman kepada Allah SWT, jika beriman otomatis ia sebagai seorang yang ahli taubat, ahli Ibadah, punya sifat amanah dan shidiq, pandai bersyukur, tulus ikhlas dan tidak mementingkan pribadi, ramah dan penuh pengertian, juga tawaddu (rendah hati), sederhana dan jujur, tidak memiliki sifat egois, selalu sabar dan tawakal, memiliki jiwa toleran. sifat terbuka (demokratis), dan  tidak menderita berbagai penyakit hati.

2.     Sikap seorang Da’i

Sikap seorang Da'i adalah sangat penting dalam menunjang keberhasilan dakwah. Seorang Da'i harus berakhlak mulia, karena ingat Adab lebih utama daripada Ilmu, dan sikap seseorang terutama seoramg Da'i akan ditiru oleh khalayak masyarakat.

Ing ngarso sung tulodho, ing madyo mangun karso, tut wuri handayani, yg berarti seorang Da’i harus dapat menjadi teladan yang baik bagi masyarakat, dan jika Da’i berada di tengah-tengah massa hendaklah dapat memberikan semangat untuk mengikuti ajakan Da’i; seorang Da’i juga menjadi backing untuk meningkatkan keimanan mad’u

 Selanjutnya, disiplin dan bijaksana, Wara’ dan berwibawa, berpandangan luas, berpengetahuan yang cukup, juga harus dimiliki oleh seorang Da'i.

B.  Kepribadian Yang Bersifat Jasmani

Selain kepribadian yang bersifat rohani, seorang Da'i juga harus memiliki kepribadian yang bersifat jasmani, harus sehat secara jasmani atau fisiknya. Karena dakwah memerlukan akal yang sehat sedang akal yang sehat terdapat pada badan yang sehat.

Selain itu tampilan Da'i juga perlu diperhatikan, misalnya selalu berpakaian sopan dan rapi. Pakaian yang sopan, praktis dan pantas mendorong rasa simpati seseorang pada orang lain bahkan pakaian pun berdampak pada kewibawaan seseorang.

Bahkan menurut Achmad Mubarok dalam psikologi dakwah menambahkan bahwa seorang Da’i juga harus memiliki beberapa kemampuan di antaranya adalah memiliki kemampuan berkomunikasi, baik komunikasi dapat berupa lisan, tulisan dan perbuatan, dengan kata-kata atau dengan bahasa perbuatan. Dan komunikasi akan berhasil jika pesan di mengerti mad’u sesuai dengan cara berfikirnya. Kemudian seorang Da'i juga haruslah seorang yang berjiwa pemberani. Keberanian diperlukan seorang Da’i untuk menyuarakan kebenaran jika di hadapkan pada berbagai tantangan.

Demikian tulisan sederhana tentang kepribadian seorang Da'i.

semoga bermanfaat.

#EunisKhoerunnisa #UmiSasya #IlmuDakwah #DosenIlmuDakwah #PenyuluhAgamaIslam #KecamatanMalangbong #KabupatenGarut

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Undzur Maa Qoola Wala Tandzur Man Qoola Kini Dirasa Basi, Maka Penting Akhlak Bagi Seorang Da'i

DZIKIR JAHAR DAN DZIKIR KHOFI