PENTINGNYA TALKIN DZIKIR
Nabi Muhammad
SAW bersabda : “Talqinkanlah oleh kamu orang-orang yang akan mati dengan
kalimat Laa Ilaaha Illalaah”. Namun, maksud yang akan mati disini ialah kita
orang-orang yang masih hidup yang hatinya belum mampu berdzikir/mengingat
Allah, maka segera ditalqinkan/tanyakan kepada Ahlinya/Guru Mursyid.
Hadist
tersebut menunjukkan betapa pentingnya “Talqin Dzikir” supaya hati kita selalu
hidup dan mampu mengingat Allah, baik dalam keadaaan sehat maupun pada waktu
akan lepasnya nyawa kita.
Talqin dzikir bukan pada saat sakaratul maut saja. Karena jika hanya mengandalkan
pada waktu akhir hayat, belum tentu dia mampu mengucapkan dzikrullah, karena
bukanlah lisan yang bicara semata tetapi harus disertai hati dengan
keimanannya.
Talqin berasal
dari kata laqqana, yulaqqinu, talqiinan, yang artinya menuntun atau
tuntunan.
Talqin
merupakan bentuk peringatan guru kepada murid, sedang bai’at adalah sanggup dan
setia murid dihadapan gurunya untuk mengamalkan dan mengerjakan segala
kebajikan yang diprintahkannya.
Talqin di
ikrarkan dengan lisan, kemudian hati membenarkan dengan tawajjuh (menghadapkan)
diri kita ke hadirat Ilahi Rabbi.
Allah
memutuskan dan menetapkan, bahwa hanya Dia sendiri Zat yang harus di-ibadati,
dimitoskan dan dikultuskan, tanpa ada tandingan apa atau siapapun. Dengan riset
dan observasi yang cermat dan teliti, bahwa Dzat Maha Akbar itu adalah Allah
sendiri, dimana mendengar dan mentaati-Nya adalah mutlak. Laa ilaha Ilalloh.
#talkindzikir #talkin #dzikir #dzikirjahar #dzikirkhofi

Komentar
Posting Komentar